Team Pitayass

Empat mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (UB) di bawah bimbingan Dwi Retnoningsih, SP.,MP.,MBA. meraih gold medal dalam kompetisi Bujang Valley Innovation Invention and Design Competition (BVIIEC) yang diadakan di UiTM Kedah Malaysia, Kamis (13/6/2019).Iim Fahimatul Amalia (Agribis 2016), Mih Mimdiah (Agribis 2016), Afinda Sofiana(Agribis 2016), Dhewangga Arie Syaputra (Agribis 2016) dan Renaldy (FMIPA UB) membuat Pitayass Tea berbahan dasar kulit buah naga dan daun mint yang dikemas secara premium menggunakan anyaman janur berbentuk ketupat kecil. 

Selain sehat dan ramah lingkungan, Pitayass Tea bertujuan sebagai upaya diversifikasi olahan buah naga dan mengurangi limbah kulit buah naga yang kaya antioksidan tinggi. 

“Antioksidan diperlukan untuk menangkal radikal bebas yang muncul dari polusi udara. Radikal bebas merupakan pemicu penyakit berat seperti kanker dan tumor. Jadi teh herbal ini bermanfaat sebagai antitumor dan anti kanker,”kata Iim.
Iim menambahkan latar belakang pembuatan Pitayass Tea karena melihat potensi buah naga yang begitu besar di Indonesia (khususnya Banyuwangi) namun tidak diimbangi dengan pemanfaatannya.

Kulit buah naga banyak terbuag padahal mengandung antioksidan yang tinggi yakni vit C, saponin, flavonoid, dan tajin.

Proses utama pembuatan PitayasS Tea sendiri adalah pengeringan atau drying yang dilakukan dalam suhu 38 derajat celcius selama 8 jam.”Karena dengan suhu dan waktu tersebut hasil pitayasS Tea optimal dan kandungan antioksidan yang terkandung didalamnya tetap terjaga,”kata Iim. [Tim Pitayass Tea/Humas UB/zma]