Kesadaran tentang perubahan iklim dan pengelola lingkungan hidup dalam dunia pendidikan sangat penting dilakukan sebagai upaya pencegahan terjadinya masalah lingkungan dimasa depan dan hal tersebut dapat dilakukan melalui pendidikan konservasi.

Pelaksanaan pendidikan konservasi kepada masyarakat sekitar hutan, khususnya generasi muda sangat penting dilakukan agar generasi muda memiliki pengetahuan dan keterampilan tentang bagaimana upaya-upaya pelestarian hutan dan lingkungan.

Melalui program pengabdian masyarakat, Dosen dan Mahasiswa Program studi kehutanan Fakultas Pertanian mengadakan kegiatan Taman Rimbawan Cilik, program yang memiliki tujuan memberikan pengetahuan tentang kehutanan dan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan mulai dari diri sendiri yang dilaksanakan kepada siswa SDN 4 Ngenep berlokasi dekatan dengan UB Forest.

Tujuan dari pelaksanaan program Taman Rimbawan Cilik adalah agar siswa memiliki pengetahuan tentang fungsi hutan,manfaat hutan, penyebab kerusakan hutan, dampak kerusakan hutan, partisipasi untuk menjaga hutan seperti menghemat air, daur ulang, mengurangi pemakaian plastik dan menanam pohon serta pengenalan flora dan fauna.

Cahyo Prayogo, SP., MP., Ph.D selaku Kepala Program Studi Kehutanan mengatakan bahwa Taman Rimbawan Cilik adalah bentuk pengabdian masyarakat sebagai upaya penyadartahuan generasi muda tentang pentingnya kepedulian terhadap lingkungan.

“Lebih lanjut program ini bermanfaat untuk mahasiswauntuk mengasah kemampuan komunikasi pubik dan kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat ditengah krisis iklim yang melanda dunia” ujar cahyo. (zma)