Dalam rangka berkunjung ke indonesia, Prof Dr. Wen-Chi Huang dari Departement of Agribusiness Development , National Pingtung University of Science and Technology (NPUST) Taiwan akan  memberikan kuliah tamu FPUB, sebelumnya terlebih dahulu diadakan tatap muka  dengan Dekan Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani AR, MS didampingi WD 1, Prof. Dr. Ir. Kuswanto, MS juga turut serta Prof.Dr.Ir. Liliek Sulistyowati dan Ketua International Office FPUB Karuniawan Puji Wicaksono , SP.,MP.,Ph.D.

Kuliah Tamu yang bertema “ Learning from Taiwan’s Experience in Agribusiness Development” di moderatori oleh Hery Toiba , Ph. D , dalam pemaparannya Profesor Wen-Chi Huang menjelaskan bahwa National Pingtung University of Science and Technology (NPUST) Taiwan yang berdiri sejak tahun 1924 merupakan institusi pertama yang fokus pada bidang peternakan dan pertanian, baru di tahun 1991 lebih memfokuskan dibidang pertanian diantaranya proses produksi, penelitian dan pengembangan. Selain itu juga dalam pengembangannya NPUST mempunyai program peningkatan ekonomi rumah tangga dan ekonomi pedesaan,dalam peningkatan ekonomi rumah tangga meliputi beberapa bidang,seperti : desain modern, feysen modern, salon kecantikan, spa, pelayanan rumah singgah, sekolah model, tempat pengasuhan bayi, dll.

Agribisnis menurut pemerintah taiwan adalah lebih condong kearah perusahaan atau bisnis , tapi menurut ilmu pengetahuan , agribisnis tidak hanya mencakup kegiatan perusahaan lainnya di bidang pertanian. Ada komponen lain yang terlibat seperti konsumen dan penjual, selain itu juga ada dukungan kelompok, baik kelompok pemasaran, kerjasama dan kelompok petani  yang menjadi komponen kunci. Dalam pengembangan agribisnis di taiwan, pemerintah memberikan dukungan pelayanan bagi para petani, baik dalam kelompok petani itu, pendistribusian hasil atau masalah keuangan. Karena yang terjadi di taiwan , kegiatan para petani di pasar lebih dahlu dari pada jam buka kantor perbankkan,sehingga di butuhkan bank yang bisa beroperasi sesuai dengan kegiatan para petani disana.

Mengenai karaterikstik agribisnis pertanian pun berbeda,lahan yang para petani miliki lebih kecil serta dimiliki dan dikelola sendiri,mereka kuat dalam inovasi dan lebih memfokuskan pada satu jenis produk pertanian. Setiap tahun ada sekitar 80.000 (delapan puluh ribu) bisnis yang buka atau pun yang tutup, puast inkubasi di universitas sana membantu mebuka bisis bagi para petani dan pemerintah sana mengelompokkan hingga mudah dalam hal pendistribusian nantinya. Para petani ditaiwan hanya butuh tiga kali menelpon,karena  sudah ada perusahaan untuk menanam bibit, perusahaan yang bergerak memberikan pupuk bagi tanaman, dan terakhir perusahaan yang bisa memanen hasil pertanian dari petani.(zma)