Ternyata tidak selamanya mahasiswa yang lulus dengan nilai Sangat Memuaskan atau CumLaude itu menjadi incaran Perusahaan-perusahan besar. Dikarenakan tingginya nilai yang mereka miliki serta harapan yang ada di pikiran mereka, sebagian besar dari mereka yang lulus CumLaude menganggap bahwa bekerja itu hanya sekedar “Menambah Pengalaman” saja tanpa ada keinginan yang lebih luas dari itu, dan hal ini pula yang mengakibatkan perusahaan besar mengalami turnover SDM baru yang cukup tinggi. Agung Suharso selaku HRD di PT. BISI International Tbk. menambahkan bahwa banyaknya karyawan baru yang tidak betah karena konsep pemikiran mengenai lapangan pekerjaan yang belum matang. Banyak dari mereka yang dalam waktu 1 tahun atau kurang mengeluarkan diri dari pekerjaan, padahal minimal setelah 2 tahun karyawan dikontrak baru mereka dapat menghasilkan nilai bagi perusahaan. Berdasar pengalaman inilah Perusahaan Perkebunan mencoba untuk tidak mencari mahasiswa berpredikat CumLaude.

Pada hari Jumat (23/9) lalu Fakultas Pertanian UB meluluskan 57 calon sarjana dengan 14 diantaranya memiliki predikat CumLaude. Pada pembukaan acara, Profesor Sumeru Ashari selaku Dekan FPUB mengingatkan bahwa saat ini lulusan Fakultas Pertanian menjadi incaran Perusahaan-Perusahaan Nasional yang selalu berebut mencari SDM berkualitas, sekaligus mengatakan bahwa lapangan pekerjaan bukan hanya ada di Jawa, karena Indonesia bukan hanya pulau Jawa. Ujian sebenarnya berada di dunia luar untuk mengembangkan potensi serta skills yang pernah didapat di Universitas agar membawa sukses untuk diri serta almamater.

Tanya jawab yang juga menjadi bagian dari acara Penggalangan Alumni FPUB 2011 tersebut di isi dengan pertanyaan menarik dari salah satu alumnus, “Bagaimana menyesuaikan diri dengan dunia kerja serta apa yang dicari oleh perusahaan terhadap karyawannya?” yang langsung dijawab dengan gaya yang khas oleh bapak Agung Suharso. Bahwa semua perusahaan dipastikan memilih karyawan yang memiliki potensi terbaik dari sisi akademik maupun secara sosial; cara beradaptasi di dunia kerja sebenarnya mudah dimulai dari mengenali linkungan kemudian mengerti peraturan-peraturan yang berlaku sekaligus individu dapat mengembangkan potensi yang dimilikinya dan dapat menilai sendiri bagaimana perbaikan performance agar terus berprestasi dengan baik.

“Seleksi dalam kehidupan selalu mengiringi, jangan pernah takut terseleksi dan karir anda hanya anda sendiri yang memilih” tutup Agung Suharso usai memberikan materi di Gedung Baru FPUB lantai 5.