Gatra FPUBLima mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (FP UB), yaitu Rizky Abi Amrullah, Arkadyah Dina Figianti, Tifana Rasyitagina, Aditya Resty Maulidha, dan Anita Dwy Fitria merintis ruang terbuka hijau di kota Malang.

Kota Malang dengan luas sebesar 252.10km2 dipandang sangat rendah dalam menyumbang ruang terbuka hijau karena hanya mampu menyediakan 30 persen atau sekitar 75.63km2. Padahal jika merujuk Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007, sebuah kota harus memiliki ruang terbuka hijau minimal 30% dari luas kota tersebut.

Objek yang menjadi proyek perintisan ruang terbuka hijau pertama kali adalah MI Khodijah Kota Malang. Sekolah sengaja diambil menjadi objek karena merupakan institusi pendidikan.

Oleh karena itu, program GATRA hadir sebagai kreasi mahasiswa untuk penghijauan dan pendidikan lingkungan hidup.

Program GATRA atau Gerakan Adiwiyata Gembira merupakan program penghijauan dan pendidikan lingkungan hidup yang berbasis Freedom of Expression. Adapun konsep dari program GATRA yaitu menjadi proyek penghijauan sekolah minim area tanam, menambah wawasan dan ilmu pengetahuan lingkungan hidup, membantu pemerintah dalam program pendidikan lingkungan hidup, terciptanya udara bersih, meningkatkan kreativitas peserta didik, dan menciptakan kepedulian terhadap lingkungan hidup.

Media pembelajaran yang tim GATRA berikan yaitu motivasi dan kegiatan belajar mengajar lingkungan hidup, penanaman benih sawi, pembuatan boneka kokedama, dan pembuatan vertical garden. Kegiatan-kegiatan tersebut diikuti oleh para siswa kelas 1 hingga 5, serta beberapa guru dan warga sekolah lainnya.

Luasan ruang terbuka hijau yang dimiliki MI Khodijah dengan adanya program GATRA yaitu 15.5 m2. Luasan tersebut didapatkan dari akumulasi luasan 20 vertical garden dan 10 pot dinding.

Dengan adanya program GATRA baik siswa, guru, dan staff sekolah mengalami perubahan perilaku dan pengetahuan mengenai lingkungan hidup. Para siswa juga mulai mengerti mengenai lingkungan hidup dan seisinya serta pentingnya menjaga lingkungan hidup. Sedangkan untuk para guru dan staff sekolah yang awalnya hanya mengetahui lingkungan hidup, dengan adanya program GATRA mereka lebih mengetahui dan merasa bertanggung jawab untuk menjaga dan melestarikan lingkungan hidup. [Arka/Humas UB]

sumber: prasetyaonline