Dalam rangka kegiatan “Feasibility Study For Seed Traning” antara Kementrian Pertanian dan Perikanan ,Republik Demokratik Timor leste yang bekerja sama dengan FPUB,yang akan berlangsung dari tanggal 10 – 12 Agustus 2017. Diadakan pertemuan terlebih dahulu antara Kementrian Pertanian dan Perikanan, Republik Demokratik Timor Leste dengan Fakultas Pertanian UB, Ketua delegasi Timor Leste adalah Dirjen Tanaman pangan,Hortilkultura dan Penyuluhan, Dealindo da Silva sedangkan dari FPUB oleh Dekan Prof. Dr.Ir Nuhfil Hanani AR. MS, didampingi oleh Ketua tim Dr. Agr.Sc. Hagus Tarno dan Sekretaris BPPK FP,Dr. Setyono Yudo T, MS, Serta Ketua Jurusan  BP dan HPT juga Ketua laboratorium pemuliaan tanaman,Ir.  Arifin Noor S, Ph.D.

Dalam Sambutannya Ketua delegasi Timor Leste, Dealindo da Silva, berucap “bahwa negara timor leste yang berpenduduk sekitar 1,2 juta jiwa yang luasnya tak lebih dari 14.000 m2 mempunyai komoditi pertanian dari tanaman kopi, vanili, dan kelapa. beliau berharap dengan adanya acara ini mampu juga meningkatkan kerja sama khususnya komoditi lain bidang pertanian terlebih holtikultura, baik mengenai jenis ataupun terutama benih,sehingga tak hanya bertumpu dengan komoditas yang sudah ada” demikian ucapnya. Sementara itu dekan , mengatakan dalam sambutannya “ dengan adanya kegiatan ini, kerjasama yang sudah ada sejak mulai dirintis tahun 2006 ini mampu terus berlanjut, sehingga ada mamfaat bagi masing-masing pihak.Terlebih ini juga membuka peluang tambahan bagi FP untuk terus menjalin kerjasama international dengan berbagai pihak,selain itu juga FP membuka peluang bagi pemerintah Timor Leste untuk menjalin kerjasama dalam dunia pendidikan dengan mengajak puta putri Timor Leste untuk belajar di FP baik tingkat sarjana, magister ataupun doktor” ujarnya.

Acara ini dilanjutkan dengan presentasi dari beberapa dosen FP mengenai penelitian dan hasilnya dihadapan tim delegasi Timor Leste,dan dalam kesempatan tersebut juga beberapa dari delegasi timor leste sangat antusias dan kagum terhadap beberapa hasil penelitian dari dosen FP. Mereka berharap dari beberapa hasi penelitian tersebut bisa diterapkan di negaranya hingga dengan demikian akan terus ada kerja sama kedua belah pihak.