Pentingnya membekali mahasiswa untuk memiliki pengetahuan internasional dalam bidang pertanian menjadi salah satu prioritas capaian FPUB. Dalam upaya mewujudkan visi menjadi institusi pendidikan berstandar internasional, berbagai kegiatan yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan membuka wawasan mahasiswa terkait isu-isu dan teknologi pertanian secara global selalu ditingkatkan dari tahun ke tahun. Student Outbound 2017 merupakan salah satu program akademik FPUB yang memfasilitasi mahasiswa untuk melakukan short courses ke negara tertentu guna memperdalam ilmu pertanian. Kegiatan yang dilaksanakan mulai tanggal (1-7/11/ 2017) di Kasetsart University Thailand ini diikuti oleh 8 mahasiswa yang berhasil terpilih melalui tahapan seleksi. Kedelapan mahasiswa tersebut ialah Femita Hapsari (HPT/2013), Gita Novitasari (BP/2013), Yaman Udayef Nasution (HPT/2014), Elda Rova Sinaga (Sosek/2014), Bunga Fitria Samba (BP/2015), Annisa Firdauzi (Sosek/2015), Putri Nadea Lestari (Sosek/2016), dan Moch. Alawy Syaiful Anam (Sosek/2016), Dalam program yang dibiayai penuh oleh FPUB dan International Office UB ini, mahasiswa diajak untuk mengunjungi berbagai tempat dan diperkaya dengan belajar kebudayaan Thailand.

Setelah disambut oleh Dekan Fakultas Pertanian Kamphaeng Saen Campus pada hari pertama, mahasiswa melakukan kunjungan ke Environtmental Entomology Research and Development Center (Insect Park) milik Kasetsart University yang dikenal sebagai dome serangga terbesar di Asia. Selain itu, mahasiswa juga mengunjungi Tropical Vegetable Research Center (TVRC), Orchid Farm dan Animal Science Research Center (Cowboy Land) yang terletak di dalam kawasan kampus. Pada hari kedua, mahasiswa melakukan kunjungan ke pusat Agrotourism di kawasan provinsi Ratchaburi. Neo Farm dan Rose Apple Farming, berturut turut merupakan salah satu perusahaan eksportir anggrek dan rose apple terbesar di Thailand, menjadi destinasi belajar pada hari kedua.

Pada hari ketiga, mahasiswa berkunjung ke Lifestyle and Spirit of Thai Farmers Learning Center di kawasan provinsi Suphan Buri. Selain belajar ilmu pertanian, mahasiswa turut berkesempatan mempelajari kebudayaan Thailand. Pada hari pertama, mahasiswa mengikuti salah satu festival terbesar kedua di Thailand, Loy Krathong Festival. Pada hari berikutnya, mahasiswa juga mendapatkan kesempatan mengunjungi beberapa tempat wisata seperti Amphawa Floating Market, Samchuk “100 Years Old Market”, dan Wat Pho Temple. Kegiatan Student Outbound 2017 secara resmi ditutup oleh Dekan Fakultas Pertanian pada tanggal 6 November 2017.

“Dengan mengikuti kegiatan Student Outbound ini, mampu memberikan wawasan yang lebih dalam tentang teknik budidaya pertanian di negara lain. Selain itu, manfaat lain yang diperoleh adalah semakin kuatnya hubungan antara UB dan Kasetsart, Indonesia dan Thailand.” Tutur Alawy, salah satu peserta Student Outbound. Peserta lain menambahkan “Sangat banyak sekali manfaat yang saya dapatkan dari kegiatan Student Outbound ini. Selain belajar ilmu pertanian, saya dan teman-teman berkesempatan mempelajari kebudayaan Thailand dan juga mendapat teman baru tentunya”, ujar Femita. Mahasiswi asal Trenggalek itu turut menyebutkan pentingnya kegiatan Student Outbound, selain sebagai kesempatan untuk memperoleh ilmu pengetahuan, juga ajang untuk melatih kemandirian, tanggung jawab, kerjasama, kepekaan dan ketajaman. “Semoga di tahun depan akan lebih banyak lagi mahasiswa yang dapat merasakan kesempatan yang sama. Atau bahkan antusias melakukan program-program serupa dengan inisiatif pembiayaan pribadi, misalnya, karena sudah selayaknya  kegiatan semacam ini dipandang sebagai kebutuhan mahasiswa itu sendiri. Saya yakin Fakultas Pertanian akan memberikan dukungan yang sangat besar agar mahasiswa bisa terus berkembang”, tambahnya.[zma]