<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Agriwarta Online</title>
	<atom:link href="http://agriwarta.fp.ub.ac.id/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://agriwarta.fp.ub.ac.id</link>
	<description>Berita Online Fakultas Pertanian UB</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 May 2012 01:28:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Teleconference Mahasiswa FPUB &amp; Perancis</title>
		<link>http://agriwarta.fp.ub.ac.id/?p=2318</link>
		<comments>http://agriwarta.fp.ub.ac.id/?p=2318#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 May 2012 03:02:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>humas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agriwarta.fp.ub.ac.id/?p=2318</guid>
		<description><![CDATA[Bermula dari sebuah pertemuan  di gazebo depan mushola Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya antara Muhammad Nanda Putra dengan Bapak Muhammad Agus itulah ide mengenai adanya kegiatan teleconference antara mahasiswa FP-UB dengan mahasiswa Perancis dicanangkan. Posisi Nanda sebagai Presiden BEM FP-UB serta Pak Agus sebagai Dosen di program studi agribisnis yang baru kembali da studinya di Inggris, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://agriwarta.fp.ub.ac.id/wp-content/uploads/2012/05/page.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-2321" title="page" src="http://agriwarta.fp.ub.ac.id/wp-content/uploads/2012/05/page.jpg" alt="" width="253" height="253" /></a>Bermula dari sebuah pertemuan  di gazebo depan mushola Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya antara <strong>Muhammad Nanda Putra</strong> dengan Bapak <strong>Muhammad Agus</strong> itulah ide mengenai adanya kegiatan <em>t<strong>eleconference </strong></em><strong>antara mahasiswa FP-UB dengan mahasiswa Perancis</strong> dicanangkan. Posisi Nanda sebagai Presiden BEM FP-UB serta Pak Agus sebagai Dosen di program studi agribisnis yang baru kembali da studinya di Inggris, memberikan peluang cukup bagi terselenggaranya kegiatan <em>teleconference </em>di FP-UB.  Kegiatan ini merupakan kegiatan yang pertama kalinya diadakan di lingkungan FPUB. <em>Teleconference </em>merupakan  kegiatan  komunikasi dan diskusi antara dua orang atau lebih yang berada di wilayah bahkan negara berbeda. Adanya bentuk <em>teleconference</em> merupakan salah satu  kemajuan di bidang teknologi informasi dan komunikasi yang semakin memungkinkan setiap orang  berkesempatan untuk berkomunikasi dengan teman, rekan kerja atau kerabat di seluruh dunia.<span id="more-2318"></span></p>
<p><em>Teleconference</em> antara mahasiswa FP-UB dengan mahasiswa Perancis yang merupakan anak didik dari Mrs.Martin (rekan Bapak Agus) pertama kali diselenggarakan pada tanggal 12 April 2012. Ruang multimedia yang bertempat di gedung FP-UB lantai 3 menjadi lokasi utama dilagsungkannya kegiatan ini. Adanya fasilitas komputer, LCD-proyektor, mikrofon, kamera video serta koneksi internet yang cukup cepat di ruang multimedia sangat diperlukan untuk mendukung kelancaran kegiatan. Semua fasilitas tersebut  bisa didapatkan melalui izin dan prosedur birokrasi yang diselesaikan oleh panitia penyelenggara yang terdiri dari anggota FARMERS (Fabulous Agriculture Student Melted into English Explorer Society) salah satu lembaga semi otonom dibawah BEM FP-UB, Bapak Agus dan pihak fakultas terkait. Kegiatan <em>teleconference </em>yang pertama dihadiri oleh 12 orang mahasiswa FP yang berdiskusi menggunakan bahasa inggris dengan 3 orang mahasiswa Perancis. Adanya fasilitas kamera video membuat 3 orang mahasiswa yang berada di Perancis bisa melihat kondisi tempat  dan orang-orang yang mengikuti kegiatan <em>teleconference </em>ini. Akan tetapi pada kegiatan yang pertama ini mahasiswa FP yang mengikuti <em>teleconference</em> masih belum bisa melihat kondisi di Perancis dan mahasiswa  yang berdiskusi dengan mereka, karena masih kurangnya fasilitas di sana. Pada kegiatan pertama topik yang didiskusikan masih seputar perkenalan individu dan negara masing-masing.</p>
<p>Kegiatan <em>teleconference</em> kembali berhasil diselenggarakan pada tanggal 10 Mei 2012. Pada kesempatan ini, masing-masing mahasiswa peserta baik yang ada di FP-UB maupun yang ada di Perancis sudah bisa saling melihat kondisi satu sama lain melalui layar LCD. Topik yang didiskusikan sudah lebih beragam mulai dari pengenalan makanan tradisional serta budaya di Perancis dan berbagai keindahan alam yang ada di wilayah sana. Masing-masing mahasiswa Perancis maju satu persatu untuk memperkenalkan hal-hal tersebut. Begitu juga dengan mahasiswa FP-UB yang menjadi peserta teleconference. Mereka maju satu persatu untuk menjelaskan mengenai  Indonesia, bendera, batik dan berbagai budaya khas daerah yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Sesekali masing-masing dari peserta melakukan diskusi dan tanya jawab mengenai hal-hal yang ingin diketahuinya. Koneksi internet yang sedikit terganggu serta aksen bahasa inggris dari mahasiswa Perancis yang sedikit sulit dipahami menjadi kendala tersendiri dalam pelaksanaan <em>teleconference</em> ini.</p>
<p>Adanya kegiatan <em>teleconference </em>merupakan suatu bentuk kegiatan yang sangat positif untuk membangun jaringan, komunikasi dan kerjasama antara mahasiswa yang ada di Universitas Brawijaya dengan mahasiswa-mahasiswa yang ada di luar negeri. Pada era globalisasi jarak bukan lagi menjadi batasan untuk membangun komunikasi dan kedekatan dengan institusi perguruan tinggi di luar negeri. <em>Teleconference</em> merupakan salah satu cara yang sangat efektif dan perlu untuk dikembangkan kedepannya. (Elis)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agriwarta.fp.ub.ac.id/?feed=rss2&amp;p=2318</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>W-PuMB Project untuk Korban Lumpur Lapindo</title>
		<link>http://agriwarta.fp.ub.ac.id/?p=2311</link>
		<comments>http://agriwarta.fp.ub.ac.id/?p=2311#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2012 14:11:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wawing</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agriwarta.fp.ub.ac.id/?p=2311</guid>
		<description><![CDATA[Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (FP-UB) menjuarai Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Lumpur Lapindo. Kegiatan yang mengambil tema &#8220;Mengubah Bencana Lumpur Lapindo Menjadi Berkah&#8221; ini merupakan bagian dari rangkaian acara ITS Expo yang digelar mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. 10 dari 139 peserta pada Senin (23/4) dinyatakan lolos seleksi dan mempresentasikan karyanya. Tiga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Mahasiswa Fakultas Pertanian</strong> Universitas Brawijaya (FP-UB) menjuarai <strong> <span style="color: #008080;">Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Lumpur Lapindo</span></strong>. Kegiatan yang  mengambil tema &#8220;Mengubah Bencana Lumpur Lapindo Menjadi Berkah&#8221; ini  merupakan bagian dari rangkaian acara ITS Expo yang digelar mahasiswa  Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. 10 dari 139 peserta  pada Senin (23/4) dinyatakan lolos seleksi dan mempresentasikan  karyanya. <span id="more-2311"></span></p>
<p><a href="http://agriwarta.fp.ub.ac.id/wp-content/uploads/2012/05/wpumb_7194_20120514130008.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-2313" title="wpumb_7194_20120514130008" src="http://agriwarta.fp.ub.ac.id/wp-content/uploads/2012/05/wpumb_7194_20120514130008.jpg" alt="" width="314" height="213" /></a>Tiga orang mahasiswa FP-UB tersebut adalah <strong>Ronny Pamuji</strong>, <strong>Anisa  Nurfitriyah</strong> dan <strong>Army Dita Serdani</strong>. Ketiga mahasiswa Agroekoteknologi ini  membawakan karya tulisnya yang berjudul <span style="color: #800080;"><strong>&#8220;W-PuMB Project (Water Purifier  MudBacterium): Konsep Remediasi Perairan Sungai Porong Sidoarjo dengan  Pemanfaatan Bakteri Lumpur Lapindo (<em>Bacillus Subtillis</em>) Sebagai Upaya Penyediaan Air Bersih di Pemukiman Warga Sekitar Sungai Porong, Sidoarjo&#8221;.</strong></span></p>
<p>Karya ini dilatarbelakangi tercemarnya perairan di kawasan sekitar  luapan lumpur Lapindo termasuk sungai Porong. Kontaminan bahkan berupa  logam berat yang mengancam ketersediaan air bersih bagi masyarakat  sekitar. &#8220;Sungai Porong merupakan sumber air bersih bagi masyarakat  setempat,&#8221; kata Ronny<em>. </em></p>
<p>Untuk proses remidiasi mereka menggunakan bakteri Subtilis yang  menurutnya mampu bertahan hidup pada kondisi ekstrim seperti Lumpur  Lapindo dan Sungai Porong. &#8220;Mereka sangat adaptif pada suhu tinggi  hingga 40-60 derajat celcius,&#8221; tambah Ronny.</p>
<p>Tahapan awal dari penelitian adalah isolasi bakteri dari lumpur  lapindo yang dilanjutkan perbanyakannya. Pemanfaatan bakteri ini  menggantikan bahan kimia yakni tawas yang selama ini marak digunakan  warga untuk penjernihan air skala rumah tangga.</p>
<p>Awal mula proses, air dari sungai Porong ditampung dalam Pusat  Penjernih Tandon (PPT). terdapat dua tandon, yang pertama untuk  pengendapan dan yang kedua untuk penjernihan menggunakan bakteri  subtilis.</p>
<p>Ide penulisan ini, menurut Ronny telah dimulai sejak Program  Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2010 dan sempat pula menjadi finalis  &#8220;Islamic Engineering Days&#8221; yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknik  Universitas Indonesia. Karya tersebut juga sempat lolos pada ajang  Inovasi Teknologi Kementerian Pemuda dan Olahraga. &#8220;Jika sebelumnya  hanya sebatas ide dan belum ada produk, pada kompetisi di ITS ini sudah  mulai ada pengembangan dengan mengambil lumpur Lapindo,&#8221; kata Anisa.</p>
<p>Air hasil penjernihan dengan subtilis ini menurutnya aman dan tidak  beresiko untuk dimanfaatkan bagi pertanian, peternakan maupun konsumsi  sehari-hari. &#8220;Tetapi untuk diminum harus dimasak sampai mendidih,&#8221;  tandas Ronny.</p>
<p>Karena penelitian dilakukan skala laboratorium, maka belum ada  analisa ekonomi untuk proses ini. Semua peralatan dan medium telah ada  di laboratorium dan mereka pun bisa melakukannya sambil praktikum.</p>
<p>Dalam lomba karya tulis ini, ketiga mahasiswa FP-UB meraih juara  pertama disusul Universitas Negeri Semarang (Unes) dan Universitas  Indonesia (UI) pada posisi kedua dan ketiga. Finalis lainnya berasal  dari ITB, UPN, Unair, dan UGM. Dengan kriteria penilaian meliputi  inovasi dan kemungkinan realisasi, lomba ini melibatkan juri dari elemen  akademisi, praktisi dan peneliti. Atas prestasinya, masing-masing juara  memperoleh hadiah berupa tropi, sertifikat dan uang tunai.</p>
<p style="text-align: right;"><span style="color: #000000;"><strong><a href="http://prasetya.ub.ac.id/berita/W-PuMB-Project-untuk-Korban-Lumpur-Lapindo-9617-id.html">SUMBER</a></strong></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agriwarta.fp.ub.ac.id/?feed=rss2&amp;p=2311</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa FP Jadi Juara Mawapres UB 2012</title>
		<link>http://agriwarta.fp.ub.ac.id/?p=2309</link>
		<comments>http://agriwarta.fp.ub.ac.id/?p=2309#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2012 02:46:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wawing</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agriwarta.fp.ub.ac.id/?p=2309</guid>
		<description><![CDATA[Mahasiswa Fakultas Pertanian (FP) Anisa Nurfitriyah berhasil meraih predikat sebagai Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) Unversitas Brawijaya (UB) tahun 2012. Hal ini dikatakan oleh ketua panitia Mawapres, Dr.Ir.Imam Santoso, MP pada saat pengumuman Mawapres 2012 di rektorat lantai 6 UB, Jumat (11/5). Anisa Nurfitriyah berhak mewakili UB dalam kompetisi Mawapres nasional karena mempunyai nilai lebih pada Ko-Ekstra [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mahasiswa Fakultas Pertanian (FP) <strong>Anisa Nurfitriyah</strong> berhasil meraih  predikat sebagai <strong>Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) Unversitas Brawijaya  (UB) tahun 2012</strong>. Hal ini dikatakan oleh ketua panitia Mawapres,  Dr.Ir.Imam Santoso, MP pada saat pengumuman Mawapres 2012 di rektorat  lantai 6 UB, Jumat (11/5).</p>
<p>Anisa Nurfitriyah berhak mewakili UB dalam kompetisi Mawapres  nasional karena mempunyai nilai lebih pada Ko-Ekstra Kurikuler dan  kemampuan Bahasa Inggrisnya.<span id="more-2309"></span></p>
<p>&#8221;Jumlah Ko-Ekstra Kurikuler yang dimiliki oleh Anisa umumnya  dimiliki oleh mahasiswa semester 8, namun pada semester 6 ini dia sudah  mengikuti lebih dari lima kegiatan Ko-Ekstra Kurikuler di luar dan dalam  kampus,&#8221; kata Imam.</p>
<p>Kegiatan Ko-Ekstra Kurikuler yang diikuti oleh Anisa saat ini  sebanyak lima kegiatan di luar dan dua di kampus. Lima kegiatan di luar  kampus yang diikutinya adalah Amazing Community, Gen B (Generasi  Bondowoso), Remas Agung At-Taqwa, dan Kadiksu Komunitas. Sedangkan untuk  kegiatan di dalam kampus sebagai Ketua Pusat Riset dan Kajian Ilmiah  Mahasiswa FP dan Forsika (Forum Studi Islam Insan Kami) sebagai  Sekretaris Departmen PSDM.</p>
<p>Kasubag Penalaran, Drs. Zuchrowardi mengatakan bobot penilaian  Mawapres 2012 ditentukan berdasarkan IPK (20%), Karya tulis (30%), Nilai  Ko-Ekstra Kurikuler (25%) dan Bahasa Inggris (25%). Dari total 100 %  tersebut punya bobot sebanyak 75% dan 25 % diambil dari tes Psikology.</p>
<p>Zuchro menambahkan bahwa pada tanggal 1 Juni 2012 nanti, nama dan  berkas Mawapres UB sudah harus masuk ke Dikti dan pada pertengahan bulan  Juni akan ada pengumuman 15 besar.</p>
<p>&#8221;Kita masih menunggu pengumuman 15 besar dari pusat, jika nanti  Mawapres UB masuk 15 besar maka kita akan kirimkan Anisa ke pusat.  Biasanya untuk 15 besar UB selalu bisa masuk sebagai finalis,&#8221;kata  Zuchro.</p>
<p>Mawapres UB yang nantinya akan maju ke tingkat nasional, akan  dilakukan pembinaan secara intensif baik dari segi kemampuan bahasa  Inggris maupun psikotesnya.</p>
<p>&#8221;Untuk melatih kemampuan bahasa Inggris akan kita datangkan <em>instructor </em>yang  secara khusus memberikan bimbingan secara intensif. Sedangkan dari segi  psikotes nanti kita akan datangkan psikiater yang akan membahas apa  saja yang harus dibenahi dari segi psikology,&#8221; kata Imam.</p>
<p>Imam juga menambahkan untuk persiapan Mawapres tahun depan, agar  lebih matang dan bisa lebih bersaing di tingkat nasional, penyaringan  mahasiswa akan dilakukan sejak semester dua.</p>
<p>Berikut nama-nama pemenang Mawapres UB 2012. Peringkat <em>pertama </em>diperoleh Anisa Nurfitriyah dari FP (nilai 66), peringkat <em>kedua </em>Muhammad Hartanto Yusuf dari PKH (nilai 64.7) dan Masa Mukti dari FTP (nilai 62.37).</p>
<p style="text-align: right;"><strong><a href="http://prasetya.ub.ac.id/berita/Mahasiswa-FP-Jadi-Juara-Mawapres-UB-2012-9604-id.html">SUMBER</a></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agriwarta.fp.ub.ac.id/?feed=rss2&amp;p=2309</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berita Duka</title>
		<link>http://agriwarta.fp.ub.ac.id/?p=2291</link>
		<comments>http://agriwarta.fp.ub.ac.id/?p=2291#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 May 2012 02:00:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>humas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agriwarta.fp.ub.ac.id/?p=2291</guid>
		<description><![CDATA[Innalillahi wa Inna Ilaihi Roji’un, telah meninggal dunia Dr.Ir. Abdul Mukri Prabowo, M.Agr.Sc (Dosen Jurusan Tanah FPUB). pada hari Senin (7/5). Rumah duka di Jalan Venus 13 Malang. Segenap Pimpinan berserta civitas akademika Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya menyampaikan turut berdukacita semoga keluarga yang di tinggalkan diberi ketabahan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Innalillahi wa Inna Ilaihi Roji’un, telah meninggal dunia Dr.Ir. Abdul Mukri Prabowo, M.Agr.Sc (Dosen Jurusan Tanah FPUB). pada hari Senin (7/5). Rumah duka di Jalan Venus 13 Malang. Segenap Pimpinan berserta civitas akademika Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya menyampaikan turut berdukacita semoga keluarga yang di tinggalkan diberi ketabahan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agriwarta.fp.ub.ac.id/?feed=rss2&amp;p=2291</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dengan Komunikasi Yang Tepat, Pasti Bisa</title>
		<link>http://agriwarta.fp.ub.ac.id/?p=2277</link>
		<comments>http://agriwarta.fp.ub.ac.id/?p=2277#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Apr 2012 06:03:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>humas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://agriwarta.fp.ub.ac.id/?p=2277</guid>
		<description><![CDATA[Banyaknya miskomunikasi yang terjadi di lingkungan diakibatkan oleh cara dan gaya berkomunikasi yang kurang tepat. Sebuah kebenaranpun jika disampaikan dengan cara dan gaya yang tidak tepat akan menjadi bumerang bagi sang komunikator. Mengamati sekaligus mempelajari bagaimana tepatnya berkomunikasi bisa dilakukan jika memiliki keinginan untuk menambah ilmu komunikasi, karena dengan komunikasi yang tepat berbagai hal dapat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://agriwarta.fp.ub.ac.id/wp-content/uploads/2012/04/upload-wor-4.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-2281" title="upload wor 4" src="http://agriwarta.fp.ub.ac.id/wp-content/uploads/2012/04/upload-wor-4.jpg" alt="" width="210" height="376" /></a>Banyaknya miskomunikasi yang terjadi di lingkungan diakibatkan oleh cara dan gaya berkomunikasi yang kurang tepat. Sebuah kebenaranpun jika disampaikan dengan cara dan gaya yang tidak tepat akan menjadi bumerang bagi sang komunikator. Mengamati sekaligus mempelajari bagaimana tepatnya berkomunikasi bisa dilakukan jika memiliki keinginan untuk menambah ilmu komunikasi, karena dengan komunikasi yang tepat berbagai hal dapat diselesaikan secara dewasa, <span id="more-2277"></span>tutur Zainal Mustofa Ahmad, ST selaku instruktur dan konsultan radio di sela-sela pembukaan acara <span style="color: #008000;"><strong>World of Radio #4</strong></span> radio komunitas <span style="color: #00ff00;"><strong>107.5 ORYZA FM</strong></span> pada hari Sabtu (28/4) kemarin.</p>
<p>Workshop World of Radio ini merupakan rangkaian acara untuk berbagi ilmu dalam bagaimana berkomunikasi secara tepat dan meyakinkan. Radio komunitas yang masih berumur 4 tahun menerapkan sistem bahwa dalam berbagi ilmu tidak harus melalui proses yang birokratis dan kaku. Kapanpun dimanapun kita bisa berbagi pengetahuan dan diskusi secara sehat sekaligus membangun pola pikir yang baik bagi mahasiswa yang terlibat di dalamnya.</p>
<p>Secara umum ada empat materi yang langsung disampaikan oleh para mahasiswa juga dalam presentasi mereka, yaitu: <strong>Mengenal Dunia Radio, Profesi Penyiar, Jurnalistik dan Script Radio</strong>. Mengapa bukan pemateri dari luar? Kami ingin mereka yang sudah lebih dulu mendapatkan ilmu serta praktik mengenai dunia radio juga belajar membagi dan mendistribusikan ilmu mereka karena nantipun setelah mereka lulus ilmu berbagi ini tidak akan putus, jika kita dapat melihat secara luas bahwa mereka yang berhasil adalah mereka yang mampu berkomunikasi dengan baik dan tepat, tutup Zainal.</p>
<p>World of Radio #4 di ikuti oleh total 63 peserta dari beberapa fakultas di lingkungan UB, namun kali ini 50 persen lebih di ikuti oleh mahasiswa dari Fakultas Pertanian. Acara yang berlangsung selama dua hari berlangsung secara dinamis meskipun merupakan dasar ilmu komunikasi radio. Tawaran yang di berikan kepada para peserta adalah kesempatan untuk duduk di belakang meja siar 107.5 ORYZA FM setelah mereka mengikuti syarat yang berlaku. Proses pembelajaran memang membutuhkan kegigihan dan konsistensi, begitu pula ORYZA FM yang mulai awal berdiri hingga sekarang terus menyiarkan berbagai informasi lokal dan nasional selama 15 jam perhari, 7 hari seminggu bahkan meski di saat liburan atau tanggal merah. Karena kami sadar bahwa <em>media never sleeps</em>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://agriwarta.fp.ub.ac.id/?feed=rss2&amp;p=2277</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

